Langsung ke konten utama

LDK ALKARRAMAH, DULU ITU PII


Lembaga Dakwah Kampus Al-Karramah, di singkat dengan LDK AL-KARRAMAH.
Lembaga intra kampus ini, berada di kampus IAIN SUSQA Pekanbaru Jl. K.H. Ahmad Dahlan kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Waktu saya masih berstatus mahasiswa IAIN SUSQA Pekanbaru,   LDK AL-KARRAMAH sepenuhnya diisi para aktifis PII dan simpatisan. Beberapa pentolan LDK AL-KARRAMAH diantaranya kanda Syamsul Bahri, Suhatpendri, Edi Safrani, Iskandar Hasan, Hanafi Ekra, Muawwinah, Siti Aisyah, Hamdi, Safnijar, Hayati, Eli Dasniwati, Suriani, Mansur, Afrizal Ahmad, Barokah, Bingatin, Latifah, Endang Jusmini, Husna, Haris Riadi, Elvira dan masih banyak lagi yang tidak disebutkan satu persatu. Para aktifis  LDK AL-KARRAMAH ketika itu dicap "radikal" oleh sebahagian aktifis kampus. Justru kesan "radikal" tersebut membuat lembaga ini menjadi buah bibir positif. LDK AL-KARRAMAH  secara rutin berkala mengadakan Pekan Bursa  & Informasi Islam yang diisi dengan bazar buku-buku perkuliahan, buku-buku pergerakan dan buku-buku umum. Di kegiatan tersebut juga digelar bedah buku, seminar dan Diskusi Intensif Nilai-nilai Islam (DINNI) dengan pemateri Bapak Dr. Nazir Karim, Azwir Mustib Domo, Rasyad Zein, Ahmiyul Rauf. DINNI adalah kegiatan rekrutmen dan pengkaderan kepemimpinan LDK AL-KARRAMAH. LDK AL-KARRAMAH memiliki sekretariat, yang juga berfungsi sebagai pustaka AL-KARRAMAH. Banyak buku-buku pustaka hibah dari pustaka IAIN SUSQA Pekanbaru dan dari beberapa penerbit nasional. Khusus di bulan Ramadhan, rutin diadakan kegiatan Ramadhan Fil Jami'ah, nama lain dari LBT PII. Kegiatan tersebut menggunakan ruang-ruang lokal perkuliahan yang tidak mengganggu jam-jam kuliah dan lebih padat diadakan dimalam hari.

Penulis : Muslih Pakiah Mudo

Komentar

  1. Selama tiga periode berturut-turut, LDK AL-KARRAMAH dipimpin oleh aktifis PII, kegiatan utamanya lebih diprioritaskan kepada keilmuan. Sehingga seradikal bagaimanapun, pihak kampus tetap membiarkan eksistensi LDK AL-KARRAMAH, karena itu berarti turut mendukung misi perguruan tinggi dalam hal ini, IAIN SUSQA Pekanbaru. Bahkan ada beberapa aktifis LDK AL-KARRAMAH menjadi tenaga dosen di almamaternya, seperti kanda Hertina, Arwan, Alfiah, Suriani, Suharni, Haris Riadi, Jon Pamil, Zarkasih dan masih banyak lagi belum tersebut dikesempatan ini. Sekali lagi, kegiatan kita ketika itu, murni keilmuan.

    BalasHapus
  2. Karena PII dizaman orde baru, PII tidak bisa mengadakan kegiatan secara terbuka, maka misi PII dititip melalui LDK AL-KARRAMAH. Walau demikian, struktur PII bawah tanah tetap ada dengan nama Pengurus Daerah Istimewa Pelajar Islam Indonesia (PD Istimewa PII Perguruan Tinggi).

    BalasHapus
  3. Jaringan dakwah LDA AL-KARRAMAH ketika tahun 1990 an bersinergi dengan LDK-LDK se-Indonesia. Berbagai peluang dan problematika dakwah kampus dibahas bersama di forum shilaturrahmi LDK regional dan nasional. Dari kegiatan shilaturrahmi tersebut dirumuskan cetak biru dakwah kampus kedepan. Penulis sempat mengikuti program Daurah yang dilaksanakan di kampus Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat selama 15 hari. Banyak ilmu diperoleh dari berbagai disiplin ilmu yang didiskusikan. Hal serupa juga diadakan oleh LDK ALKARIMA Universitas Riau (UNRI).

    BalasHapus
  4. Para aktifis dakwah, sebahagian berprofesi menjadi da'i, tidak sedikit berprofesi sebagai dosen, dan sebahagiannya lagi sebagai politisi seperti Fahri Hamzah, Ayat Cahyadi dan lain-lain.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PD PII DUMAI PEDULI MASYARAKAT DAMPAK WABAH COVID 19

Dokumentasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi milenial. Penulis :  Muslih Pakiah Mudo

TC PW PII RIAU

Hari Ahad tanggal 31 Oktober 2021 diadakan Training Centre (TC) Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Riau di gedung Panti IMSA Jl. Saudara kelurahan Tuah Karya kecamatan Tuahmadani kota Pekanbaru. Sebagai instruktur diacara tersebut adalah Kanda Yana Mulyana, S. Pd. I, mantan Ketua Umum Pengurus Perhimpunan KB PII Riau Periode 2013 -,2017, kini beliau menjabat sebagai Ketua Pengurus Panti Asuhan KB PII Riau Periode 2020 - 2025 dan M. Zainuddin, S. Ip, MA  kini menjabat sebagai Ketua KB PII kota Pekanbaru dan Bendahara Panti Asuhan KB PII Riau Periode 2020 - 2025. Penulis : Muslih Pakiah Mudo Contributor foto : Yana Mulyana, S. Pd. I

SEKRETARIAT, SEBERAPA PERLUKAH ?

Alhamdulillah, PD KB PII Dumai dan PD PII Dumai kini telah memiliki sekretariat. Sekretariat adalah tempat dimana urusan organisasi dikelola sebaik mungkin. Sebagai pusat kegiatan organisasi. Tempat menata inventaris organisasi agar berdaya guna secara maksimal. Dan sekretariat penting untuk mengkoordinir seluruh kegiatan organisasi. Untuk urusan eksternal, sekretariat adalah simbol dan marwah organisasi.  Ketika kita akan mengurus surat keterangan terdaftar (SKT), di kantor Badan Kesbangpol, satu diantara persyaratannya adalah adanya sekretariat.  Seiring dengan perjalanan waktu dan ilmu manajemen yang terus hidup dan berkembang pesat, tentu akan menggeser fungsi sekretariat. Semula fungsi sekretariat sebatas fungsi teknis yaitu mengelola administrasi organisasi, kini fungsinya bertambah menjadi tempat berdiskusi gagasan dan training-training. Dengan demikian, suasana sekretariat menjadi hidup dan penuh dinamika. Untuk itu, sebaiknya sebuah sekretariat harus ada penanggung ja...